Proses Pemilihan Nominasi Piala Citra 2018




Proses Pemilihan Nominasi Piala Citra 2018

Oleh: Panitia FFI
27 November 2018

Festival Film Indonesia (FFI) telah mengumumkan daftar nominasi Piala Citra 2018. Malam pengumuman nominasi telah diselenggarakan di Plaza Indonesia pada 9 September. Sebanyak 22 kategori dari berbagai bidang akan diumumkan di malam tersebut.

Tahun ini mekanisme sistem penjurian Piala Citra dibagi ke dua tahap yaitu tahap seleksi penentuan nominasi dan tahap voting pemenang. Tahap seleksi diikuti oleh komite asosiasi perfilman yang ada di Indonesia. 21 asosiasi dan komunitas perfilman mengirimkan masing-masing lima orang untuk memilah nomine yang layak masuk kategori sesuai profesinya. Setiap perwakilan pernah menjadi nomine atau pernah memenangkan Piala Citra. Film-film yang dinilai adalah film yang tayang di bioskop berbayar dari akhir September 2017 - akhir September 2018.

Rekomendasi asosiasi tersebut lalu direkapitulasi oleh akuntan publik yang ditunjuk oleh pemerintah yaitu Deloitte. Komite Penjurian Film yang dikepalai oleh Nia Dinata menyaksikan dan mengawal jalannya rekapitulasi. Proses tersebut dilakukan di tanggal 3-4 November. Hasilnya akan diumumkan pada malam pembacaan nominasi.

Tahap kedua adalah voting untuk menentukan pemenang. Tahap voting diikuti oleh 80 orang yang merupakan FFI Member. FFI Member adalah setiap orang yang pernah mendapatkan nomine atau menang Piala Citra sejak tahun 1955. Selain itu, ada juga 9 orang lainnya yang merupakan juri independen. Mereka adalah budayawan, pengamat film, maupun jurnalis senior. Mereka akan mulai bekerja setelah daftar nominasi diumumkan.

Pada tanggal 4 November, Komite Penjurian Film bertemu para pemilih untuk menjelaskan mengenai tata cara pemilihan Piala Citra tahun ini. Setiap pemilih akan diberikan tautan streaming dan juga pemutaran khusus untuk menonton film-film yang masuk nominasi. Kemudian memberikan pilihan melalui sebuah program yang sudah disediakan. Proses pemilihan akan berlangsung sebulan.

Mengenai pelaksanaan penjurian, Nia Dinata menyampaikan, "Tahun ini film-film Indonesia mempunyai banyak kemiripan tema, tapi yang saya senang adalah lebih banyak sutradara perempuan yang masuk nominasi dibanding tahun-tahun sebelumnya."

Mengenai penjurian, tiga kriteria yang digunakan sebagai dasar penilaian adalah gagasan dan tema, kualitas estetika, serta profesionalisme.

Kabar Terkait

Card image cap

Tantangan & Solusi Penjurian FFI 2017

Festival Film Indonesia (FFI) akan kembali digelar di tahun 2017 ini.

Selengkapnya
Card image cap

Demi Jadi Tuan Rumah FFI 2017, Sulut Bersedia Naikkan Anggaran Lima Kali Lipat

Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) akan menjadi tuan rumah Festival Film Indonesia (FFI) pada 11 November 2017 nanti.

Selengkapnya
Card image cap

Pembaruan dan Peragaman FFI 2017

(Media Indonesia) Seorang pemikir Yunani Herakleitos (540 SM) pernah berucap panta rhei kai uden menei 'semuanya mengalir dan tidak ada sesuatu pun yang tinggal tetap'.

Selengkapnya

Rekanan Media