Press Rilis

FFI 2020

Jakarta, 29 Mei 2020

Menyikapi pandemi yang mempengaruhi semua kehidupan bermasyarakat, maka digagaslah sebuah gerakan bertajuk Satu Hari Satu Kebaikan. Satu Hari Satu Kebaikan adalah sebuah gerakan optimis untuk saling menguatkan, saling membantu, bekerjasama untuk bangkit bersama bantu sesama. Kegiatan ini diharapkan membangkitkan membangkitkan semangat dan kolaborasi antar pekerja kreatif seni dan film di mana saja di seluruh tanah air. Caranya dengan saling sapa, menanyakan kabar dan menyampaikan hasil kreasi lewat media virtual. Walaupun terpisah jarak kita tetap bisa berkarya. Acara ini akan digelar pada 14 Juni.

Satu Hari Satu Kebaikan akan menjadi silaturahmi akbar virtual pekerja kreatif seni dan film Indonesia yang dapat ditonton secara online. Kolaborasi film, musik dan pekerja seni lainnya dari berbagai era, bersatu dalam satu harmoni. Acara akan diisi dengan nyanyian, puisi, talkshow, narasi yang dibawakan dari rumah masing-masing pengisi acara, melalui beberapa channel platform digital untuk memperluas reach penonton sekaligus memberikan alternatif hiburan di rumah. Nama pengisi acara akan segera diumumkan.

Lukman Sardi sebagai salah seorang inisiator gerakan mengatakan bahwa gerakan ini didasarkan keinginan untuk berbagi kebaikan pada sesama, “Manusia pada dasarnya terlahir dengan baik, orang-orang yang selalu bersosialisasi, bertanggung jawab, dan saling membutuhkan orang lain. Adanya pandemi ini justru kita harus menyemangati semua orang. Dengan berbuat Satu Hari Satu Kebaikan akan memberikan hal positif untuk semua, termasuk diri sendiri.”

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini akan berbentuk silaturahmi untuk memberikan semangat kepada semua orang termasuk insan film, “Kegiatan akan berjalan seperti sebuah rentetan di mana kita saling menyapa kabar satu dengan sama lain. Berdekatan dengan momen idul fitri, silaturahmi terasa semakin penting, Mereka yang disapa adalah orang-orang di industri film yang tidak aktif seperti senior, atau mereka yang sedang berada dalam kurang baik. Dengan adanya silaturahmi, kita aware keadaan mereka sehingga akhirnya mereka punya semangat. Secara tidak sadar silaturahmi memberikan aura positif.”

“Dan ini adalah salah satu ungkapan dari kita untuk selalu bersyukur karena di tengah pandemi ini justru begitu banyak upaya untuk saling membantu dan semangat berkarya tidak terhenti,” ujarnya.

Melalui Satu Hari Satu Kebaikan para pekerja kreatif seni dan film memotivasi masyarakat untuk tetap berempati, lanjut berkolaborasi untuk menghasilkan kreasi. Pandemi telah mengajarkan kita untuk bersabar namun tetap bergerak untuk melihat segala peluang dan memadukan unsur ide kreatif dan menyebarkan lewat teknologi, sehingga menjadikan kita terbiasa dan berdamai menjalani kehidupan dengan situasi yang dihadapi bersama sekarang.

Nantikan informasi selanjutnya mengenai gerakan Satu Hari Satu Kebaikan.